Bantah kekayaan RI 1% rakyat, Kubu Jokowi: Prabowo harus segera revisi pernyataannya

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Bantah kekayaan RI 1% rakyat, Kubu Jokowi: Prabowo harus segera revisi pernyataannya Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lena Maryana Mukti.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lena Maryana Mukti mengatakan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto harus merevisi pernyataan terkait kekayaan Indonesia hanya 1 % dikuasai oleh penduduk Indonesia. Lena mengatakan Bank Dunia sudah membantah tak pernah mengeluarkan data seperti pernyataan Prabowo.

 

"Pak Prabowo harus segera merevisi pernyataannya, karena Bank Dunia sendiri kan sudah membantah tidak pernah mengeluarkan data bahwa hanya satu persen ekonomi Indonesia hanya dikuasai oleh satu persen," kata Lena saat ditemui wartawan di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (19/11/2018).

 

Lena mengatakan dalam mengkritik calon presiden petahana Jokowi, kubu Prabowo harusnya berbasis pada data. Ia mengatakan sebaiknya kritikan kubu oposisi tidak berbasis pada pernyataan yang tidak benar.

 

"Padanan kritisi terhadap apa yang menjadi program Pak Jokowi tapi belum tercapai, itu saja yang digelar harus berbasis data. Jadi bukan berbasis pada pernyataan-pernyataan yang tadi tidak benar sumbernya," ujarnya.

 

Lena mengatakan kritik-kritik seperti membuat puisi atau lagu-lagu yang pernah dilontarkan kubu Prabowo untuk menyerang kubu petahana tidak mendidik untuk pemilih di Pemilu 2019. Ia mengatakan Tim Kampanye Nasional (TKN) dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) harus memberikan edukasi politik kepada masyarakat.

 

"Jadi kita harus sama-sama baik TKN maupun BPN melakukan edukasi kepada masyarakat," pungkasnya

 

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan kekayaan Indonesia dinikmati hanya 1% penduduk. Pernyataan itu di sampaikannya saat berkunjung ke Kampung Sukaraja, Desa Jatisari, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Sabtu (17/11/2018). Ia mengatakan data tersebut berdasarkan sumber dari Bank Dunia.

 

Pernyataan serupa juga pernah diungkapkan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut, Ia mengatakan hal itu pada saat bertemu relawan emak-emak di Bali. Ia mengatakan 99% masyarakat Indonesia hidupnya pas-pasan.

 

PKB prioritaskan honorer ketimbang kenaikan gaji PNS
Jokowi: Indonesia butuh kritik berbasis data, bukan pembodohan
Sandiaga ingin bangun infrastruktur tanpa utang, ini kata Fadli Zon
Fadli Zon: Tjahjo sebaiknya mundur jika tak bisa urus e-KTP
Fadli Zon ajak anggota parlemen lawan korupsi
BPN: Pindah ke Jateng terobosan brilian
Pimpinan DPR: HAM dan Demokrasi era Jokowi alami kemunduran
Saham Wallstret ditutup menguat sementara saham Eropa melemah
DPR RI kagumi perjuangan Azerbaijan raih kemerdekaan
Kemiskinan ditarget turun 9,5% hingga 9%
DPR RI sambut baik kedatangan parlemen Kuwait
BPN pindah ke Jateng, ini kata Hanura
DPW Kalsel dukung Jokowi, PAN: Itu realita politik lokal
Prabowo perlu reuni 212 lagi jelang Pilpres 2019 jika ingin menang
Meluruskan cara pandang tentang pernikahan dan keluarga
Fetching news ...